Reno menatap Selvia dengan sedih. Dia terus menggenggam tangan Selvia berharap wanita yang masih dicintainya baik-baik saja. Suara erangan Selvia terdengar membuat Reno semakin khawatir. “Sel, apa yang kamu rasakan?” tanya Reno. “Reno…” Suara Selvia terdengar lemah. “Kenapa kamu melakukan ini Sel.” “Reno…” Selvia menangis menatap Reno. Reno menjadi tidak sampai hati dengan keadaan Selvia. Dia membelai dengan lembut tangan Selvia berharap semua akan baik-baik saja. “Sakit Ren, sakit banget,” ujar Selvia masih menangis. “Makanya jangan lakukan hal yang bodoh lagi Sel.” “Aku putus asa Reno… kamu tidak ingin bertemu denganku lagi, kamu menghindariku. Maafkan aku, Reno. Maafkan aku.” Mata mereka saling bertatapan. Melihat keadaan Selvia yang lemah dan wajahnya pucat semakin membuat Ren

