Kepulan asap menggoda hidung dan juga lidah yang nampaknya sudah basah akan liur dari aroma yang menggugah dari masakan Yoanna. Piring dan alat makan sudah berada di tangan Jee dan Shaila. Mereka menanti steak yang akan ayam dan satu lagi pasta untuk Rd dan Kima, ini pertama kali Rd dan Kima ikut sarapan bersama. "Butuh bantuan Bu?" tanya Kima menawarkan diri karena dari tadi Yoanna hanya terdiam. Pertanyaan Kima terjawab dengan gelengan kepala Yoanna. Dari belakang aktifitas Yoanna memasak Jee terus memperhatikan kemudian ia memberi kode Kima untuk menemani Shaila, karena Jee ingin membantu atau sekedar mendekati Yoanna yang beberapa hari ini terlihat berbeda. "Sayang," Jee melingkarkan tangan seperti biasa dan mengecup pundak yang terlihat. "Mau Papa gangguin nggak?"

