Fero wajahnya memar karena terkena pukulan security, baginya hal itu tidaklah seberapa karena sekarang dia menemukan pelaku sesungguhnya yang telah membakar rumahnya, dan menemukan ayahnya yang selama ini di incar oleh Fero keberadaanya. Namun ketika melihat wajah Fey yang cemberut seperti penuh dengan suasana kesal membuat Fero sadar bahwa perbuatan dirinya telah membuat Fey sangat khawatir, "Kak!.., maapkan aku karena membuatmu khawatir!" Ucap Fero dengan suara pelan. "Siapa juga yang khawatir!!!" Jawab Fey dengan ketus, dia fokus melihat jalan. "Syukurlah kalau begitu aku tidak perlu merasa bersalah!" Ucap Fero memancing kekesalan Fey keluar. Lalu mata Fey pun melotot ke arah Fero dengan wajah geram, "Kauuu ini ya!.., eeeuuuhhh!!!" Teriak Fey. "Tuh kan kesal!, berarti bener khawa

