Herman harus terbukti hidup!

1333 Words

Wildan terharu mendengar apa yang dikatakan oleh Nia. Ia menjadi merasa bersalah dengan apa yang diperbuatnya. Sejak dulu ia tak pernah sedikit pun menganggap perasaan cinta dari Nia ada. Tapi saat ini Wildan merasa hanya Nia yang peduli dengannya. Tanpa sadar Wildan mengamati sisi wajah wanita yang selalu mencintainya dengan tulus. "Maafkan aku Ni, aku selalu tidak mendengarkan apa yang kamu katakan. Aku selalu bersikap emosional. Menuruti perasaanku yang selalu menggebu," ucapnya sembari merapikan helaian rambut Nia yang berantakan ke belakang telinganya. Nia terkesiap mendapatkan perlakuan Wildan yang hangat. Sentuhan jari Wildan ini adalah sentuhan pertama. Sentuhan yang sejak dulu diimpikannya. "Tidak apa. Aku sudah biasa. Siapa yang menyukai wanita sepertiku? Aku tidak cantik dan a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD