“Nyonya ...,” tegur Bi Kesi pada Clara. Namun Clara tidak segera tersadar dari lamunannya walau bi Kesi sudah memanggilnya berulang kali. “Nyonya!” panggil bi Kesi lagi untuk ketiga kalinya dengan suara yang lebih nyaring dari sebelumnya. Seketika Clara langsung terkesiap dengan suara bi Kesi yang menggelegar. “Iya Bi. Aku dengar,” jawab Clara segera. “Tadi Nyonya melamun. Polisinya bagaimana? Apa di suruh nunggu di sana aja atau di suruh masuk?” tanya Bi Kesi lagi. “Terserah Bibi saja. Bilang sama mereka aku akan segera menemui. Sekarang lagi sedang sarapan,” ujar Clara sambil mengambil roti sandwich yang ada di atas meja, lalu memperlihatkannya pada bi Kesi. Bi Kesi menganggukkan kepalanya mengerti. Ia langsung membalikkan badan dan bergegas menuju dua orang polisi

