Kota Kekaisaran tidak sedamai dulu lagi, banyak sekali orang-orang yang akhirnya menjadi korban dari kemarahan Tenebris. Anggota klan yang dulu dipimpin oleh para raja sekarang hidup menderita, mereka dijajah, bahkan sudah banyak yang mati. Tenebris tidak pandang bulu dalam menghabisi mangsanya. Setiap hari ia hanya ingin melihat kematian, setiap detik yang pria itu lalui penuh dengan kebencian. Tidak ada lagi kaisar yang tenang dan mengagumkan, kaisar yang sekarang memerintah bahkan dengan sengaja memilih orang-orang untuk dibunuh. Tenebris kini sedang berdiri tegap di tengah halaman Istana Kekaisaran, sepuluh orang pria juga sudah berdiri di hadapannya. Pria itu memasang ekspresi datar, kedua tangannya juga memegang pedang. Ia menatap, menyeringai, dan tertawa kecil. Pria it

