Chapter 40: Singa Betina

2139 Words

Masih ingat, ketika orang mengatakan selalu ikuti kata hatimu, karena hatimu tahu apa yang harus dilakukan? Saranku, jangan. Aku tidak tahu bagaimana mereka sampai pada kesimpulan itu, tapi aku sangat meragukannya. Hatiku selalu membuatku terluka. Aku memukul-pukul rongga kiri dadaku dengan tanganku berharap rasa sesak di dadaku pergi. Dengan nafas yang semakin pendek. Sakit seperti jantung yang sedang diremas oleh tangan yang tidak terlihat. Hampir seperti jantungku terbakar di dalam rongganya. Melepuh, seperti tanganku yang terbakar air mendidih tadi pagi. Hanya saja lebih kental dan menyakitkan. Tubuhku bergetar. Dan mataku basah. Sensasi terbakar di dadaku, mulai mengambil alih fokusku. Pandanganku kabur. Beban seberat lima-puluh pound di atas dadaku, menekan paru-paru dan memaksa udar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD