Part 16. Alasan Lesya Membenci Elizabeth tersenyum miring kala mendengar kabar dari mata-matanya. Sean masih dalam keadaan berduka. Ah, sebenarnya Elizabeth sangat ingin melihat kesedihan Sean secara langsung. Sayang sekali dia tidak bisa pergi begitu saja dari kerajaan. Gadis cantik itu meregangkan tubuhnya yang terasa kaku akibat terlalu lama duduk, berkutat dengan buku tebalnya. Sudah banyak ilmu pengetahuan yang terserap dan tersimpan rapi di dalam otaknya. Namun, hal itu tidak membuatnya puas. Setiap hari ia selalu membaca buku yang berbeda agar wawasannya semakin luas. Sekarang, yang perlu hanya lah latihan ilmu bela diri. Setelah ini dia akan mencari guru yang tepat untuk belajar. "Kau terlihat sangat sibuk, Putri Elizabeth." Yang merasa diajak bicara langsung menoleh ke asal su

