Part 22. Kesempatan Kedua? Seharusnya di hari pernikahan, kedua mempelai terlihat sangat bahagia, tidak seperti Elizabeth yang hanya menampilkan ekspresi datar. Selama acara berlangsung sampai selesai, wajahnya pun tidak menunjukkan ekspresi berarti. Sangat jauh berbeda dengan ekspresi Sean yang terlihat lebih hidup. Rain tersenyum bahagia ketika anak laki-lakinya kembali tersenyum setelah kepergian Fiza. Xavier pun kini juga telah berdamai dengan sang kakak. Ia sadar, meski kepergian Fiza karena tekanan kakaknya tapi itu juga merupakan pilihan gadis itu. Sudah takdir. Para tamu telah kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing. Hanya tersisa keluarga Elizabeth dan Sean. "Perlakukan lah Elizabeth dengan baik di sini. Perhatikan lah dia seperti kalian memperhatikan anak sendiri." tut

