“Di-ma-na Sakura?” Dengan suara lemah dan terbata-bata, Angkasa bertanya. “Cewek lo melarikan diri sebelum gue sempat membunuhnya,” tegas Ferdinan berterus terang, karena sebetulnya tadi, ia hanya menggertak Angkasa saja. Yang kemudian menghempaskan tangan Angkasa dari kakinya, dengan begitu kasar. Meninggalkan Angkasa acuh tak acuh. *** Selepas memberhentikan motornya tepat di area parkir sebuah pemakaman, Galen langsung berlari menuju makam Yuli, dengan mengharap penuh Sakura berada di sana. Akan tetapi saat tiba di sana, apa yang terlihat benar-benar tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan. Sakura tidak ada di sana. Galen memandang jauh area pemakaman yang begitu luas. Tetap menaruh harap, Sakura masih berada di sekitar sana. Galen berjalan setengah berlari tanpa arah, namun denga

