16

1428 Words

Tepat lima menit sebelum jam tangan hitam di pergelangannya menunjukkan pukul 16.00, Angkasa tiba di taman yang hanya berjarak dua meter dari kampusnya. Angkasa duduk di sebuah kursi besi panjang sisi taman, menunggu waktu. Detik demi detik berlalu. Menit demi menit terlewati. Sampai satu jam tak terasa olehnya. Terlihat orang-orang di sekitarnya mulai membubarkan diri. Saat kepalanya menengadah ke atas, ternyata langit nampak lebih gelap dari biasanya. Dengan adanya awan hitam di sana, seakan memberi tanda bahwa sebentar lagi akan turun hujan. Tetapi tidak seperti yang orang-orang itu, Angkasa tidak bisa meninggalkan taman saat ini sebelum ia menemui Sakura―seseorang yang ditunggunya. Atau... seseorang yang membuatnya menunggu? *** Angkasa Dirgantara: Temui saya di taman dekat kampus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD