"Gila kamu! Kenapa ngga kamu bawa uangnya!" tekan Gita dengan suara yang penuh emosi. Kiara hanya menggeleng cepat. Ia sama sekali tidak sanggup menahan segala kesedihannya, dan yang lebih utama, dia tidak ingin perasaannya di bayar dengan uang. "Ngga bisa, aku ngga bisa. Tolong beri aku pekerjaan, Mbak. Mungkin kamu punya kenalan di luar kota, aku mau kerja di sana saja." ujar Kiara sambil menangis pada saat itu. Apa yang ia katakan tentu saja membuat orang yang di hadapannya kini tampak tercengang. Gita tidak langsung menjawab, dan ia juga sangat bingung pada saat itu. Dan beberapa saat kemudian akhirnya ia tampak mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi temannya. "Tunggu di sini, aku akan mencoba mencari hal yang kamu cari, meskipun ini cukup gila aku rasa!" balas Gita dengan

