Penyesalan Mendalam

1546 Words

Mata Bara bagai elang yang terus membidik ke satu arah. Seakan di dalam sana ada mangsanya. Ia memperhatikan dan menelaah setiap gerakan yang tampak begitu jelas. Tak lama, seseorang masuk ke dalam ruangan tersebut dan perempuan yang berada di dalamnya langsung mendekat dan mengatakan sesuatu yang membuat Bara semakin yakin dengan pemikirannya sendiri. "Mereka sudah di sini?" tanyanya dengan gaya dan nada santai. "Apa situasinya aman dan terkendali? Tanpa perkelahian dan polisi?" "Sudah, Nona. Berikut dengan surat berharga atas nama Jonathan." Bibir Aika tampak tersenyum, tapi matanya sama sekali tidak terlihat jahat. "Setelah ini, serahkan suratnya kepada saya dan jangan menyakiti mereka sedikit pun! Bayaran kalian akan segera saya berikan." 'Apa' Bara bingung melihat situasi ini dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD