27

2020 Words

Pagi ini Oreo telah bangun dari tidurnya. Ia sedikit terlambat bangunnya makanya ia langsung mencharger handphone yang sebenarnya sedari tadi malam tidak ia hidupkan dan ia mandi. Ia masih bimbang ingin pergi ke sekolah atau pergi ke rumah Ona. Sembari mandi ia memikirkan hal itu. Namun pada akhirnya ia menemui titik terang juga saat ia selesai mandi. Ia akan ke sekolah. Daripada menemui Ona yang selalu membuatnya kesal setengah mati bukan kah lebih baik ia pergi ke sekolah dan menemui Acha saja? Ya, ia masih marah kepada Ona jadi ia akan mengabaikannya dulu. Lagi pula juga ada bibi dan pak satpam yang bisa menjaga Ona di rumahnya. "Lo pasti nanti bakalan nelfon gua terus minta maaf ke gua. Makanya jangan bikin kesel Ona. Lagi pula kenapa juga sih Lo masih setiap kayak gitu padahal kan gu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD