kelapa sawit

804 Words
sepanjang perjalanan kita hanya dapat melihat tanaman pohon kelapa sawit dan hanya ada sedikit perkampungan. rasanya ingin kutanyakan lagi apa masih jauh tempat yang kami tuju, ntah kenapa kepalaku tambah pusing dan aku ingin muntah,,, huek langsung cepat ku menutup mulut ku. apa kamu baik-baik saja mila tanya pak surya aku hanya mengangguk. apakah masih jauh ya tuhan aku sudah tidak sanggup lagi ingin muntah rasanya huek... berhenti pak ucap pak surya kesupir yang langsung di iyakan oleh pak supir langsung segera aku keluar dan memuntahkan makanan yang kulahap tadi huekk,,,huekkk,, aku tidak tahu kalo pak surya ikut turun dan dia memijit-mijit leherku dan memukul-mukul pelan punggungku agar muntahku cepat reda ntah kenapa pijatan pak surya membuat ku nyaman, apa kamu sudah baikan mila tanya pak surya yang kubalas anggukan kecil ini minum air mineral biar kamu lebih rileks terimakasih pak jawabku, apa kita sudah bisa melanjutkan perjalanan mila? ini sudah mulai gelap. kulihat hari telah senja dan matahari sudah kembali keperaduannya, bisa pak balas ku. akhirnya kami melanjutkan kembali perjalanan dan tepat pukul 07:15 kami sampai ke PTPN tempat mes karyawan dan mandor tinggal di perkebunan kelapa sawit dan kami disambut mandor ptpn namanya pak joko. selamat datang kembali pak ketempat ini kata pak joko sambil mengulurkan tangannya dan dibalas uluran tangan pak surya. kami sudah menyiapkan mes buat bapak menginap malam ini silahkan pak dan buat mbakkk.. mila jawabku, oh mbak mila bisa ikut tinggal di mes bersama istri saya "astaga dalam hati aku sempat suudzon sama pak joko kirain bakalan satu mes sama pak surya" aku mengikuti istri mas joko mes sangat nyaman walau terbuat dari papan tapi sangat rapi. mas joko punya 2anak perempuan dimana mereka sedang kuliah diluar kota.. silakan mbak mila sementara pakai kamar anak saya terimakasih buk jawabku, barangnya susun dimeja aja dek mila untuk sementara yang kubalas anggukan, selesai membersihkan diri badan terasa segar. tok tok mila makan malam sudah siap sudah ditunggu diruang makan ajak istri pak joko sebentar lagi buk saya turun jawabku sampai di meja makan sudah ada mas joko dan istri, pak mamat supir yang menjemput kami tadi dan pak surya. hari ini beliau terlihat berbeda memakai kaos rumahan astaga apa yg kupikirkan sadar mila batin ku. gimana kalau besok pagi kita langsung kelokasi pak surya??? tanya pak joko sambil menyantap makan malam yang dibalas anggukan kecil oleh pa surya, oh ya pak biasa bareng sinta kalau berkunjung kemari??? kali ini istri mas joko yg bertanya. "sinta" dalam batinku siapa???? dia sudah mengundurkan diri karna sudah dekat persalinan jawab pak surya yang dibalas anggukan pak joko dan istri pertanda mereka mengerti, selesai makan malam pak joko, pak mamat dan pak surya kembali ke mes sebelah tinggal aku dan istri pak joko. kami bersantai diruang tengah sambil aku mengabari kepada ibuk kalo sudah sampai dengan selamat.. aku masih penasaran dengan sinta siapa dia??? mbak mila uda berapa lama bekerja dengan pak surya? tanya bu joko belum genap sebulan bu jawabku, oh pantes biasanya pak surya kesini bareng mbak sinta sekretaria lama nya. ohh ternyata dia sekretaris lama pak surya batinku. dek mila sudah menikah?? tanya bu joko lagi belum bu jawabku. ting kulihat notifikasi dihp dari pak surya yang isinya jam 06:00 pagi kita sudah harus berangkat kelokasi lalu kubalas siap pak. jam 06:00 mobil yang akan mengantar kami ke lokasi sudak standbay didepan siap untuk berangkat, tunggu kamu mau kelokasi perkebunan kenapa pakai sepatu itu mila tanya pak surya aku binggung apa aku salah kostum kulihat pak surya mengambilkan kotak di belakang bagasi mobil pakai ini perintah pa surya kulihat isinya sepatu boot dan sebuah helm, ayo berangkat baru pertama aku melihat cara mengambil kelapa sawit menggunakan besi panjang yang sudah ditajamkan ujungnya dan para pekerja mengangkut kelapa sawit secara manual untuk dimuat di truk dan terakhir truk akan membawa kelapa sawit ketempat yang sudah ditentukan. selesai berkeliling kami kembali ke mes untuk makan siang. selama berkeliling tadi aku baru mengetahui bahwa perkebunan kelapa sawit yang luas ini milik pak surya dan beliau sering berkunjung untuk melihat dan meninjau perkebunannya yang memang rutin dilakukan per 6bulan. selesai makan siang kami kembali kelokasi kali ini lokasinya sedikit licin karna memang posisinya tanahnya tidak rata dan dibawah ada aliran air seperti drainase yang memang sengaja di buat untuk keperluan perawatan kelapa sawit. karna tanah yang miring dan jalanya licin aku tidak dapat menyeimbangkan badan dan hampir terjatuh untung pak surya dengan sigap menangkapku dan kami sedikit berpelukan dag dig dug jantungku berdetak dengan kencang seperti sedang lari maraton.. kamu baik-baik saja mila?? maaf pak ujar ku saya baik-baik saja dan kami saling melepaskan pelukan. hati-hati saat melangkah karna emang tanah disini licin mbak mila ucap pak joko,, iya pak mungkin karna baru pertama kemari pak ujarku. kita kembali kemes saja pak joko kami juga harus bersiap berangkat malam nanti. kami sengaja berangkat habis magrib
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD