Ciuman (2)

1058 Words

Sebuah tangan besar memeluk erat. Seira merapatkan tubuh mencari tempat nyaman. Tunggu, aku di mana? Siapa yang memelukku? bathinnya. Dia membuka mata, yang pertama terlihat adalah wajah tampan Mister X. Seira baru ingat, tadi malam tertidur di kamar pria itu. Dia bertanya-tanya dalam hati, apa mungkin Mister X mengangkatnya ke ranjang. Apa dia memeluk sepanjang malam? Seira merasa nyaman di d**a bidang itu. Seira memandangi Mister X. Wajah itu begitu tenang. Hidungnya yang mancung, dengan alis tebal. Bibirnya terlihat seksi dan merah muda. Garis rahang yang tegas dan dagu yang ditumbuhi bulu-bulu halus itu terbelah tipis. Tanpa sadar, dia menyentuhnya. Mister X membuka mata, membuat Seira kaget dan refleks menarik tangan, tapi Mister X menahan dan menggenggam tangannya. Mereka saling ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD