Seperti sebuah cuplikan dalam drama korea yang sering ditonton, Nadia juga mengalaminya sendiri dalam kehidupan nyata. Dihadapannya sudah berdiri 2 orang pria yang saling bersitatap tegang dengan rahang mengeras. ‘Yah, Tuhan, apa boleh aku menghilang sekarang juga.’ Dalam batinnya berteriak. Sudah lelah hari ini, tenaganya habis dengan argumen demi argumen yang terjadi antara dirinya dengan Jojo, ditambah lagi kejadian malam ini, akan menambah panjang rasa lelahnya yang belum berakhir., belum lagi tatapan mematikan tunangannya saat ini. Kejadian 20 menit lalu. Keduanya duduk berhadapan dengan meja bulat sebagai pemisah keduanya. “Hai, Nadia. Boleh kan aku mengunjungi kamu, jujur aku khawatir soal kejadian percobaan penculikan yang dilakukan Randy kemarin.” “Seperti yang tadi aku bila

