Bab 48. Kepanikan Jonathan

1712 Words

Rindu itu memang berat, apalagi ditanggung sendirian. Inilah yang dirasakan Jonathan. Mencoba menuruti kemauan Nadia dengan menjaga jarak dan tidak menganggunya, sungguh membuat Jonathan gila kalau saja ia tidak meluapkannya dengan bekerja. Brak! Jojo memukul meja kerjanya setelah melihat foto Nadia dengan Mike sedang berduaan di rumah tunangannya. “Kenapa mereka malahan semakin dekat? Apa jangan-jangan Nadia memang lebih memilih Mike daripada aku? Ini ngak boleh terjadi. Argh!” Melewati hari ini dengan kegalauan. Seperti melihat musuh di depan mata, namun tidak bisa ia lawan meskipun pedang ada ditangannya.Seperti inilah perasaan Jojo sekarang. Pertama kali mengetahui Mike mengunjungi Nadia saat dirinya sudah di New York, Jojo menghubungi Cika dan Karisa. Calon mertuanya memang sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD