"Aslan, nggak usah buru-buru. Gimana kalau setelah ini kita nongkrong atau minum-minum dulu?" Setelah seharian melakukan pertemuan dengan salah seorang teman lama, Aslan yang sudah selesai menjalankan tugasnya, bermaksud untuk pamit pulang. Namun, selesai menyantap makan malam bersama, teman Aslan tersebut tidak membiarkan begitu saja dirinya segera pergi. Ada saja tawaran agar Aslan tetap tinggal dan berlama-lama di sana. "Kita udah lama sekali nggak ketemu. Lagi pula hanya hari ini saja nongkrong barengnya." Aslan tersenyum. Ditahan begini, dirinya jadi merasa tidak enak. Tapi, ia sadar diri juga karena sudah seharian berada di luar, khawatir Aisha nanti malah kelamaan menunggunya. Apalagi hari sudah mulai malam. "Makasih banyak atas ajakannya, Felix. Tapi, aku kan nggak suka minum

