Elena duduk diam didalam mobil, Adrian terlihat fokus pada ponselnya. Entah siapa yang dihubunginya sejak tadi. Elena tidak berniat bertanya apapun, karena dirinya tidak punya hal seperti layaknya istri pada umumnya. Elena menatap keluar jendela, ia larut dalam pikirannya sendiri. Lamunannya melayang pada apa yang disaksikannya tadi. Renata datang diacara mereka, ia datang dengan gaun merah yang menonjolkan kesan seksi dan glamor dihadapan Adrian. Kecantikannya terlihat jauh berbeda dari biasanya, Masih terlihat jelas raut kepedulian di wajah Adrian. “Kenapa kau diam terus sejak tadi?” tanya Adrian yang menyadari perubahan sikap Elena. “Tidak, aku hanya lelah.” Jawabnya singkat. “Baiklah, kau bisa istirahat setelah tiba dirumah.” kata Adrian. Elena menarik napas dalam, ada beban berat

