“Saya sudah bilang jangan pacaran di kantor,” kata Julian setelah kakanya pergi. Setengah jam ia menahan diri agar tidak memarahi Ara, sudah cukup kesabarannya diuji hari ini. “Saya tidak pacaran, Bos.” Ara membela diri. Ia tidak mau Julian marah yang berakhir pada surat peringatan. “Terus tadi itu apa? Walau pun Juan itu kakak saya bukan berarti kamu mengabaikan aturan kantor. Kamu paham maksud saya?” tanya Julian sambil berkacak pinggang. Ara mengangguk pelan lalu mengikuti Julian ke luar. Baru saja ia mendapat telepon dari seorang kenalan Julian yang meminta untuk makan siang bersama. Ara berjalan cepat mengikuti langkah panjang bosnya. “Kamu harus jaga sikap saat bertemu teman saya.” Julian memperingati beberapa kali.Tanpa sadar ketika pintu lift terbuka Julian menggandeng tangan

