Perasaan Julian

1406 Words

Julian berusaha menahan dirinya agar tidak menimbulkan kecurigaan. Suaranya dipelankan, geraknya dibatasi bahkan bernapas pun harus diatur supaya kakaknya tidak menyadari keberadaannya. Julian tidak yakin kakaknya―Juan― tidak mengenali mobil adiknya yang terparkir di depan restaurant. Julian mulai menerka-nerka, apa mungkin kakaknya sengaja mampir ke tempat ini untuk mencari dirinya. Rasanya tidak mungkin kebetulan seperti ini. Pikiran Julian mulai kacau. Pelayan kembali menghampiri sementara Julian terus mengusirnya dengan isyarat. Satu kata yang keluar dari mulutnya bisa membuat Juan mendeteksi keberadaanya. Sesekali ia mencuri dengar percakapan dua orang di belakangnya. Ia mendengarnya sangat jelas bagaimana Juan bertanya tentang pekerjaan dan bahkan kehidupan pribadi Ara. Sepertinya J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD