Rencana gathering berdua berangkat dengan kamu menjadi berantakan. Aku harus bersama Sherin dan kedua sahabatku untuk nebeng di mobilku. Kamu udah berangkat dengan temen kantormu. Terpaksa kami nyusulin rombongan kalian karena aku bangunnya telat. Untung aja Sherin dateng ke Apartemen bangunin aku, dan menyiapkan semua perlengkapanku. Aku hanya mandi dan dia menyiapkan semuanya. Aku percaya aja baju apa yag cocok buat dibawa kesana. “Babe, cincin kamu di meja kok gak dipake?” tanya Sherin saat akan mengambil parfum dan semua peralatan tubuhku. “Oh iya lupa. Sory” jawabku acuh dan make cincin itu. Sherin sengaja gak bareng keluarganya dan meminta Papanya agar mendropnya ke Apartemen. Benar saja aku ketiduran dan gak ngangkat telponku. Panggilan tidak terjawab dari kamu juga ada lebih da

