Aku akhirnya diijinkan pulang ke rumah setelah dua minggu lebih dirawat. Jalanku masih agak pincang karena luka di betisku mungkin kena pinggiran trotoar, gak dalem sih tapi perih banget. Aku gak bisa gunain tangan kiriku sementara waktu sampe gipnya dilepas. Soal kejadian waktu yang berulang aku masih menyembunyikan dari siapapun, semua terasa kembali walaupun ada beberapa cerita yang berbeda karena kamu kembali dalam kehidupanku. Semuanya jadi lebih indah karena kamu. Selama dirawat di rumah, Kak Icha nemenin terus di rumah Ayah dan membawa kedua anaknya. Saat suaminya pulang bekerja dan jemput baru deh dia balik ke rumahnya. Kak Icha bener-bener mastiin semua kebutuhanku. Dia dan Rindu bergantian nyuapin aku saat makan, sampe ponakanku pada ngatain aku manja. Emang sih kan tangan

