Between Love and Friendship

2462 Words

AUTHOR POV Valea menatap aneh Andra yang baru saja sampai di rumah. Sambil melempar kunci mobilnya asal, Andra langsung membuka kulkas dan meneguk air putih seperti orang kesetanan. Valea yang tengah mencemili cookies sambil menonton tv pun hanya bisa menggelengkan kepalanya. “Kenapa lo?” tanya Valea. Andra habis meneguk air putih berbotol besar yang ada di dalam kulkas. Padahal suasana malam lagi dingin-dinginnya. Tapi rasanya kepala Andra sangat panas karena dipenuhi emosi makanya dia memilih untuk meminum air dingin saja. “Lagi kesel.” Jawab Andra singkat. Valea tertawa pelan. Andra seperti anak kecil yang sedang kesal karena mainannya diambil atau tak dibelikan eskrim. Memang sih, umur kadang ngga bisa bohong. Sedewasa apapun pikiran kita, masih saja ada sifat kekanakkan yang menda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD