Bab 32

1129 Words

32 Dahayu meminta izin pada rekan-rekannya untuk membalas panggilan Arya. Dia berdiri di dekat jendela sambil memandangi lalu lintas di jalan raya, yang cukup padat di siang menjelang sore. "Waalaikumsalam," tutur Dahayu membalas sapaan salam lelaki di seberang telepon. "Mas tadi nelepon, ya?" tanyanya. "Hu um," sahut Arya. "Lagi sibuk?" tanyanya. "Enggak juga. Tadi aku lagi ngobrol sama teman-teman desainer dan pemilik EO." "Siapa? Apa aku kenal?" "Pasti kenal. Mereka adalah Renata, istri Mas Baskara. Risty, istri Mas Anto, dan Mutiara, istri Mas Arkhan." "Oh, kalian membahas bisnis tempo hari?" "Bukan. Tadi kami membicarakan acara fashion show besok." "Ehm, maaf, aku nggak bisa datang." "Enggak apa-apa, Mas. Tapi acara di Surabaya, Mas harus datang. Kalau nggak, aku ng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD