BAB 25

1358 Words

“Ya, Brianna Anderson, lakukan penyelidikan latar belakangnya dan jadikan ini sebagai prioritas,” ucapnya sebelum mengakhiri sambungan telepon. Ethan berjalan ke kamarnya sambil memijit-mijit belakang bahunya untuk meregangkan otot lehernya yang kaku. Pandangannya jatuh ke luar melewati jendela kaca besar yang menawarkan pemandangan laut lepas, pada langit kemerahan yang di hiasi angin musim panas. Ethan mendesah panjang, sepertinya ia butuh udara segar. Saat tangannya menarik kenop pintu, Ethan mematung dengan apa yang ia lihat. Dira tidur di atas ranjangnya sambil memeluk putra mereka yang juga terlihat sama pulasnya. Wajah keduanya terlihat damai dan tenang. Selama beberapa detik penuh Ethan tidak mampu bergerak, seolah pemandangan Dira tidur di ranjangnya bersama putra mereka menari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD