BAB 27

1495 Words

“Satu-satunya hari di mana aku membiarkan diriku merasa hancur adalah saat kau pergi meninggalkanku.” Dira gelisah. Sudah dua jam dia bergelung di atas tempat tidur dan hanya berguling tanpa daya sementara kantuk yang ia harapkan datang tidak kunjung menyapa. Dira telentang, mata cokelatnya menatap langit-langit kamarnya. Kata-kata Ethan berputar-putar di benaknya, mengganggunya dengan cara yang tidak ia inginkan. Ethan hancur? Apa maksud kalimat itu? Tidak mungkin Ethan merasa buruk saat ia pergi kan? Ethan tidak pernah membiarkan siapapun melukainya. Dinding pertahanan pria itu lebih tinggi dari tembok batu yang mengelilingi kastil kuno, tak ada yang bisa menembusnya. Mustahil Ethan merasa terluka saat ia memutuskan pergi. Kalau iya, kenapa pria itu tidak pernah mencarinya selama 5 tah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD