Di hari selanjutnya, Laras sudah datang terlebih dahulu di sekolah sebelum Rena. Namun ketika Rena tiba, yang dilihatnya hanyalah gadis yang tertidur di atas meja tanpa tenaga dan kesadaran. "Ras, Laras." Rena mengguncang bahu gadis itu, mencoba untuk membangunkannya dari tidur lelapnya. Cuaca saat ini sangat mendung, umumnya waktu sekolah para murid menjadi mundur secara ajaib karena cuaca yang mendukung, jadi sangat aneh ketika melihat Laras datang sangat pagi. Bahkan saat ini di kelas hanya memiliki dua tiga murid saja. Laras bergumam malas, dia mengangkat tubuh bagian atasnya, matanya masih setengah terbuka menatap Rena penuh kebencian. "Ada apa? Bisa tidak, jangan ganggu aku kalau lagi tidur?" "Sebentar ulangan harian Matematika, jangan bilang nanti aku tidak mengingatkanmu." Rena

