"Rena, coba lihat. Apakah bagus?" Laras membuka tas sekolahnya, memperlihatkan botol sport warna merah kepada Rena. "Hm?" Rena mengambil alih botol tersebut, merasa itu hanya botol biasa. Namun dia berhenti ketika melihat ada namanya tercetak di dinding botol. "Sablon?" tanyanya dengan heran. Bukan hanya namanya, bahkan ada gambar viktor dirinya yang sederhana namun enak di mata. Rena segera menatap Laras dengan curiga. Kesambet apa temannya itu sehingga dia membuat hal-hal seperti ini? Menurut mengetahuinya, Laras sangat malas untuk membuat hal-hal seperti ini. Pasti saat ini ada udang dalam batu. "Ck, jawab saja dulu. Ini bagus atau tidak?" tanya Laras tidak sabar, dia menunjukkan ke gambar vektor seorang gadis. Meski gambar tersebut samar dan tidak menunjukkan secara spesifik bahwa i

