Olivia senang David mulai perhatian kepadanya. Dia mau berusaha mengendalikan kesenangannya sendiri yang hanya mau main di ranjang dengan Olivia, menunggu sampai dua bulan nantinya, demi anak mereka. Sementara yang di rumah, ketika mereka bangun pagi dan berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama, mereka panik karena tak melihat Olivia dan juga David yang turun untuk ikut malan malam dengan mereka. “Loh, kakak mana ma? Kok belum turun-turun sih dari kamarnya, biasanya juga sering bantu mama masak kan?” tanya Ara kepada sang Mama, Lili. Kakaknya itu tak akan pernah absen untuk membantu di rumah, kalau dia ada di rumah. “Gak tau, mungkin kakak kamu lagi tidur, kan orang hamil, suka kecapean aja,” kata Lili mengambilkan makanan untuk Daniel. “Periksa sana Ra, ke kamar kamu, coba

