maaf akan banyak kata-kata atau bahasa yang fulgar jadi mohon untuk bijak dalam membaca dan pastikan kalian sudah cukup umur. Buat yang kurang suka boleh diskip aja hehehe jangan ada hujatan antara kita piisss :)`
'Flashback on 6 bulan sebelumnya.'
Meyra datang ke apartemen sahabat nya, untuk mengantarkan berkas kantor yang dipinjam Meyra dari Frey. Tapi yang ada hanya Kelvin suami sahabatnya, karena Frey belanja ke supermarket untuk membeli keperluan rumah tangganya.
Meyra sedang memencet bel, tapi sampai dua kali belum ada jawaban.
Ting nong...Ting nong..
Ting nong...Ting nong..
Ting nong...tingnong.... Ketiga kalinya terdengar suara sahutan dari dalam.
"Iyaa tunggu sebentar" jawab seseorang dari dalam.
Ceklekk..... pintu terbuka...
Dan nampaklah seorang laki-laki yang memakai handuk hanya dipinggang sampai atas lutut, Meyra menganga terpesona dengan pemandangan di depannya, rambut yang masih basah semakin menambah kesan cool dan seksi.
Jujur saja, Meyra memang sudah lama menyukai Kelvin suami sahabatnya itu sejak mereka masih sekolah SMA dulu. Tapi Kelvin tidak pernah tau akan perasaan nya, dan tak pernah mau tau.
"Eh Meyra.. .masuk Mey, Frey lagi keluar belanja ke supermarket, tunggu aja di dalem." Kata kelvin menyuruh Meyra masuk.
"E. .. ehh iya, terimakasih aku masuk ya." Jawab Meyra gugup.
"Iya, kamu sendirian?" Tanya Kelvin lagi pada Meyra.
"Iyaa, memang nya sama siapa lagi, hehehe" jawab Meyra tersenyum canggung.
"Yaudah aku tinggal ganti baju dulu ya, mau minum apa nih?" Tanya Kelvin.
"Apa aja Vin, biar aku sendiri nanti yang ambil, gak usah repot-repot!!" Kata Meyra
"Ohh yaudah deh, kamu ambil aja ya, udah tau kan tempatnya, hehe." Jawab Kelvin tersenyum manis
'ya ampuuunnn kuat kan aku, aku udah hampir nggak tahan liat dia, ingin kucium saja bibirnya yang menggoda itu God' batin Meyra bergejolak.
Kelvin masuk ke kamar dan mengganti baju nya tanpa menutup pintu karena memang sudah terbiasa seperti itu. Sementara Meyra menuju dapur untuk mengambil jus jeruk kemasan dikulkas sahabat nya, saat akan kembali ke ruang tamu, secara tidak sengaja dia menoleh ke kamar Frey dimana Kelvin sedang berganti baju.
Dan lagi lagi Meyra dibuat melongo melihat pemandangan didepan matanya, yang sangat menggoda tubuhnya yang udah lama tak tersentuh belaian laki laki. Ya Meyra dulu bisa dibilang bad girl yang suka Gonta ganti cowok, suka minum minuman keras juga, dan pernah jadi simpanan om om. Meyra sudah tidak tahan lagi dengan semua yang dilihatnya, karna sudah lama juga dia menyukai suami sahabat nya secara diam-diam, langsung saja Meyra masuk ke dalam kamar Kelvin dan menguncinya dari dalam. Kelvin yang melihatnya langsung mendekat dan bertanya
"Heii mau apa kamu Mey, kenapa kamu masuk kesini?? Pakai dikunci segala, sini kuncinya??" Kata Kelvin agak ngegas dengan tatapan tajam.
"Nggakk, nggakk Vin, aku udah nggak tahan lagi Vin, udah cukup aku nahan ini semua selama ini." Ucap Meyra mengeleng dan menatap intens Kelvin.
"Lo mau apasih Mey, buka nggak??!!" Ucap Kelvin mendekat dan mencoba merebut kunci kamarnya.
Meyra terus menghindar, sampai saat Kelvin masih mencoba merebut kuncinya mereka berdua terjatuh bersama dengan posisi saling bertindihan, Meyra di atas dan Kelvin dibawah.
Kelvin dan Meyra masih saling diam dan saling tatap, Kelvin nggak mengira akan jadi seperti ini, tapi lain hal buat Meyra, ini kesempatan yang sangat bagus untuknya, dan keluarlah sifat j****g nya.
"Please Mey, awasss?!!!" Ucap Kelvin berusaha mendorong Meyra menjauh, tapi Meyra malah memeluk Kelvin erat dan tidak mau melepaskannya. Tentunya sebagai lelaki normal Kelvin bereaksi terhadap situasi sekarang. Terlebih dengan postur tubuh meyra yang tergolong aduhai.
"Meyy jangan meyy, please nanti Frey dateng gimana?!!" Ucap Kelvin mencoba membujuk dan menetralkan hawa nafsunya yang mulai membuncah.
"Enggak Vin, aku tu udah lama banget suka sama kamu, dari kita SMA tapi kamu udah duluan pacaran sama Frey, dan sekarang aku udah gak bisa nahan lagi Vin, aku cinta sama kamu please..!!!" Ucap Meyra langsung mencium paksa Kelvin.
'ya tuhan, gimana ini nanti kalau Frey lihat.' batin Kelvin berperang dengan jiwanya yang mulai tergoda
Meyra yang terlebih dulu menyerang Kelvin, mau nggak mau Kelvin juga membalas pagutan Meyra
Setelah cukup lama berciuman, dan Meyra terus menggoda kelvin.
Kelvin seperti kehilangan akal sehat nya, dan mereka saling mencari kepuasan masing masing, peluh dan keringat membasahi mereka berdua tapi itu tidak menggangu aktivitasnya di atas ranjang pernikahan yang sudah 6 bulan ini dibangun oleh Kelvin suami Frey Gracia sahabat Meyra.
"Oouchh sayanngg.. .kamu sangat bisa membuat aku melayang" ucap meyra saat kelvin berg***k dengan cepat diatasnya.
"Gilaaakkk kamu juga hebat banget sih punyamu Mey"kata kelvin sambil merem melek menikmati. Dan setelah cukup lama mereka berganti ganti posisi akhirnya mereka sama sama menggerang karna sudah mengeluarkan c****n kepuasan bersamaan.
Tentu hal menyenangkan bagi Meyra karna sudah bisa membuat pria yang dicintainya dari dulu itu puas olehnya.
"Thank Mey" ucap kelvin didepan wajah meyra yang sumringah.
"jangan sampe Frey tau kelakuan kita dibelakang nya" ucapnya lagi sembari mengecup puncuk kepala meyra
"Oke sayang, yang terpenting nanti kita tetep lanjut ya di hari-hari lainnya!!". Pinta meyra pada kelvin dan balas mencium bibir dan terjadi lah pagutan lagi.
Sampai saat terdengar bunyi pin di tekan, mereka berdua buru-buru menyudahi dan memakai kembali pakaiannya.
Saat Frey masuk Meyra langsung bergegas mencuci tangan di wastafel depan, dan menuju ke dapur, saat frey di dapur Meyra keluar dari kamar mandi samping dapur nya.
"Ehh Meyra, udahh lama yaa ??" Tanya freyy seperti biasa tanpa curiga.
" I.. .iya Frey, abis belanja ya? Tadi aku mau ngembaliin berkas yang aku pinjam kemarin." Ucap Meyra terbata karena grogi takut ketahuan oleh sahabat yang sudah di hianatinya itu.
"Ohh kamu udah pulang sayang??" Ucap seseorang dari arah kamarnya yaitu suaminya Kelvin, yang sedang berusaha terlihat seperti biasa.
" Iyaa, sayang. .. Meyra nunggu daritadi nggk kamu temenin, juga nggk nelfon aku sih sayang, kan kasian Meyra nunggu lama?!" Ucap Frey tanpa curiga
"Kan kamu nggak bawa hp kamu sayang, tuhh di nakas dalem kamar!!!." Jawab Kelvin
"Ow iya,.. aku lupa tadi sayang mau bawa!!" Kata Frey sembari memasukkan belanjaan nya ke kulkas
"Ya udah gakpapa lain kali dibawa hpnya, kalau ada kepentingan biar enak hubungin kamunya". Ucap kelvin mencoba menetralkan degup jantungnya karena gugup.
"Mey, makan malam disini sekalian ya??". Ajak Frey pada Meyra yang terlihat memandangi suaminya.
"E ehh iya, kebetulan aku juga belum makan Frey, gakpapa nih aku gabung kalian berdua?" Ucap Meyra meringis agak senang karna bisa terus berada disamping suami Frey.
"Iya gakpapa lah Mey, Lo itu udah aku anggep saudara sendiri". Ucap Frey yang membuat Meyra sedikit kikuk dengan kata-katanya.
"Yaudah sayang mau masak apa nih??". Tanya Kelvin tiba-tiba mencoba mengalihkan pembicaraan, karena tau akan situasi yang agak canggung.
Setelah makan malam selesai akhirnya Meyra berpamitan untuk pulang, dan sebelum meninggalkan apartemen, meyra mengedipkan mata kearah Kelvin tanpa sepengetahuan Frey.
'flashback off'