19

1263 Words

Shilla di hantam banyak hal, ia mengusap perutnya sendiri. Memastikan anaknya itu tak tau apa apa. Orang bilang, janin mengetahui lebih dari yang kita ketahui. Bahkan perasaan sekecil apapun di hati. Dan hari Shilla sedang di koyak saat ini juga. Ia tak ingin sesuatu terjadi pada anaknya yang masih segumpal darah ini. Jangan.           Pintu kamar mandi terbuka, sosok Arka yang hanya memakai handuk sebagai penutup tubuhnya menjadi pemandangan pertama yang Shilla lihat. Laki laki dengan tubuh yang basah karena terkena air itu mendekati Shilla. Langkahnya teratur dan tenang. Dengan sigap, Arka memeluk Shilla dari belakang. Posisi berpelukan yang sejak dulu membuat Shilla merasa nyaman. Merasa di lindungi.           Dengan suara lirih, Arka membisikan sesuatu pada Shilla. Tetesan air dari r

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD