27

950 Words

Seorang laki-laki dengan tubuh tinggi tegap berulang kali mondar-mandir didepan sebuah ruang pemeriksaan di salah satu rumah sakit. Pria itu juga tidak sabar mengharapkan pintu itu terbuka dan dapat mengetahui apa yang terjadi pada wanitanya. "Eh, lo bisa diem gak? Daritadi kerjaannya cuman maju mundur, untung gak syantik!" Adrian menghentikan langkahnya. Tatapannya beralih pada seorang laki-laki yang sama tegapnya dengannya yang kini tengah menyandarkan tubuhnya disamping pintu ruang pemeriksaan. "Lo siapa?" tanya Adrian. "Gue, Bara. Teman Nara." Adrian menatap remeh laki-laki didepannya kini, sebersit senyum kecil yang terkesan mengejek terbit di bibirnya. "Gue, Adrian. Suami Nara." Bara meneliti laki-laki dihadapannya. Laki-laki ini suami Nara, tapi jalan bersama perempuan lain. J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD