Marco dan Baby masih menghabiskan waktu di Bali. Melepas semua permasalahan yang menghadang kebahagiaan, yang menutupi cinta mereka yang kuat. Marco sedang memandang Baby dari kejauhan. Senyumnya selalu mengembang. Baby yang memakai gaun pantai tanpa lengan. Angin menerpa rambut dan ujung gaunnya, semakin membuat daya tarik Marco untuk memandang dan menilainya. Marco mendekat lalu memeluk tubuh ideal istrinya dari belakang. "Nggak ada pemandangan yang lebih indah di mata aku--" Baby menoleh, tersenyum mengerti maksud suaminya tanpa harus dijelaskan. "Pertama kali melihatmu, masih sangat polos dengan putih abu-abu, tanpa make-up. Kemudian menunggumu sampai selesai kuliah, seiring dengan waktu yang mendewasakan kamu. Sekarang, seutuhnya aku memiliki kamu yang sudah semakin dewasa. Semakin

