Raynand terpaku menatap mata sembab istrinya. Hatinya begitu ngilu membayangkan betapa kejam kata-katanya dulu kepada Zahra. Pria itu pun berjalan ke arah istrinya yang duduk dengan wajah menunduk di tepi ranjang. Dengan lembut Raynand meraih jemari istrinya dan berjongkok di hadapan Zahra. "Sayang..." Ucap Raynand membuat Zahra mengangkat wajahnya untuk menatap Raynand. "Maukah kau memaafkan semua kesalahanku?" Tanya Raynand kemudian mengecup punggung tangan istrinya bergantian. Namun Zahra malah menarik tangannya. Membuat Raynand merasa terluka. "Jangan seperti ini, Mas." Ucap Zahra melepas tangannya dari genggaman Raynand. Dia merasa tak enak hati ketika seharusnya dia yang mencium tangan suaminya, tapi malah suaminya yang mencium punggung tangannya. "Sayang, aku mohon maafkan aku."

