Raynand tersenyum saat menatap Zahra yang memejamkan mata. Terlebih lagi posisi Zahra kini berada di atas tubuhnya. Raynand bisa melihat betapa lentik dan hitam bulu mata cantik di hadapannya. Bahkan bibir tipis dengan warna pink yang menggoda. Sungguh Raynand ingin memuaskan indera penglihatannya untuk menatap wajah cantik istrinya. Wanita yang amat sangat dia kagumi dan begitu bahagia karena telah memilikinya. Kini tangan pria itu terulur untuk merapikan surai rambut yang menutupi wajah ayu istrinya. Hal itu tentu saja membuat kelopak mata Zahra terbuka perlahan. Bertepatan dengan kelopak mata Zahra yang terbuka, Raynand mengecup kening istrinya penuh perasaan dan membisikkan sebuah kata indah yang menggetarkan hati. "Aku mencintaimu." Ucap Raynand membuat Zahra mematung. Wanita itu ke

