Betah di Bogor

203 Words
Setelah akhirnya aku berada di Bogor aku semakin nyaman disana. Aku jadi tidak ingin pulang. Aku betah intinya. Hari bulan tahun berlalu. Aku disana sebagai art. tapi walaupun art disana aku diperlakukan seperti keluarga sendiri. Bagiku rasanya tidak bekerja disana. Akhirnya tiba lebaran pulang akupun mudik dgn gaji setahun aku bisa beli apa yang ku inginkan . Awalnya aku ingin pulang ke rumah nenek tapi ternyata semua pakaianku sudah diambil ibuku. Dengan berat hati aku pulang ke rumahku yang sebenarnya tapi aku merasa tidak nyaman. Padahal logikanya itu rumahku sendiri tapi aku tak nyaman. Aku dirumah hanya sekitar 7 hari dan tetap ku putuskan balik kesana. Dan itu sampai sekitar 3 tahun aku berada disana.Tapi setelah bos cowok ku pergi untuk selamanya semua berubah drastis. Aku merasa mulai ada sekat. Dan Bu bosku sering menangis aku juga jadi sedih. Dan akhirnya di tahun ke3 aku putuskan untuk tidak balik kesana. Beberapa hari dirumah masih saja asing bagiku. akhirnya aku putuskan mencari pekerjaan yang lebih dekat saja.Aku mencoba melamar di sebuah pabrik. Sebenarnya aku diterima tapi harus training selama 3 bulan dulu. Dan bapak ku tidak mengijinkan kos sendiri saja. Akhirnya aku putuskan tidak jadi.Dan Alhamdulillah aku mendapat tawaran bekerja disebuah rumah makan diYogya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD