Lulus SMP

203 Words
Setelah 3 tahun berlalu di SMP polemik berlanjut dalam hidupku. Meski aku terbilang pintar tapi nasib tak mendukung buku. Orang tua ku tak mampu membiayai sekolahku jika harus melanjutkan SMA. Dalam hati kecilku aku sangat kecewa . Aku ingin sekali melanjutkan nya tapi tak punya cukup biaya. aku sedih bukan kepalang. Saat aku mengikuti ujian akhir aku sudah patah semangat. Aku mengerjakan nya tidak dengan sungguh-sungguh karena targetku sekarang hanya cukup lulus berapapun nilainya. Semua hasil ujianku aku berikan kepada teman2 ku. Hanya semoga teman-temanku lulus dan lebih beruntung daripada aku. Aku senang bisa membantu teman-temanku. Akhirnya mereka semua teman sekelas ku lulus. Meski aku tak beruntung mereka yang didukung ortu aku tetap bahagia selesai sudah pendidikanku di sekolah ini. Dan polemik pun tejadi lagi saat aku sudah sah menjadi alumni sekolahku. Sebenarnya ada tawaran dari pakdeku agar aku melanjutkan sekolah akan di bntu dibiaya i. Aku ingin menerimanya tapi ortu tidak. Mereka takut aku tidak bisa balas budi. Akupun juga mencoba berpikir begitu. Akhirnya setelah desakan ekonomi dan tak ingin menjadi beban nenekku aku putuskan mencari kerja keluar kota. Di usia yang sangat masih muda aku nekat. Masa bodoh dengan apa yang terjadi nanti .Yang penting aku keluar dari rumah itu saja.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD