Apa yang ku mau selalu pendam

207 Words
ketika itu aku sedang sekolah disalah satu SD negeri ditempatku. Untuk masalah otak Tuhan telah memberi kelebihan dalam otakku. Dari SD aku selalu mendapatkan ranking. Itulah kenapa saat aku SD aku mendapatkan beasiswa berprestasi . Itu aku dapatkan sampai kelas 6 SD. Dengan syarat aku masih mendapatkan 3 besar. Dalam hati aku merasa bangga meski aku tak tinggal bersama ibuku aku bisa mencukupi kebutuhan sekolahku sendiri tanpa membebani nenek ku. Meski waktu itu uang yang kudapat hanya 300/3 bulan tapi bagiku itu sangat amat berarti. Bapak ibu guru disekolah juga selalu membimbing ku dengan sangat baik sekali. Uang yang aku terima di tabung diPosGiro waktu itu Bpk guru disekolah yang mengajariku menabung. Baru aku tahu mendapatkan uang sangat membuatku bahagia bercampur bangga. Meski aku orang tak ada Tuhan memberiku IQ diatas rata-rata. Aku tetep giat belajar demi mempertahankan beasiswaku. Hingga tahun demi tahun ku lalui tiba lah saat nya aku lulus dari sekolah dasar. Aku mampu di rangking 2 dengan selisih nilai yang sangat tipis dengan kawanku. Ada perasaan sedikit kecewa karena aku tak mampu menjadi yang terbaik dikelulusan ku waktu itu. Tapi untuk mencapai targetku masuk di SMP favorit nilai itu sudah cukup untuk masuk ke sana. Uang beasiswaku aku cairkan untuk masuk pendaftaran kala itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD