Bab 17

1555 Words

Ada ragu ketika bercerita tentang masa lalu, karena takutnya kamu tidak percaya, dan malah menganggapku pengarang dari setiap kata-kata itu.   Brrrr … dingin!! Aku yang sudah memakai 3 lapis pakaian ditambah selimut tebal masih tetap menggigil kedinginan ketika Elam mulai menyalakan api unggun untuk membakar beberapa jagung dan ubi yang tadi kami beli dalam perjalanan. Ibu yang duduk di sebelahku berulang kali mengusap-usap punggung ini dengan sangat lembut. Karena jika sebentar saja tidak diusap, rasanya tulang punggungku seakan-akan berada dalam freezer es. Sangat luar biasa, pengalaman pertamaku ini. Padahal di rumah tadi, aku sempat mengejek ibu dan Elam yang kulihat terlalu sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa. Bahkan aku tawaku semakin tidak terhenti mana kala kuli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD