Bab 133. Amanda vs Siska

1031 Words

Wina dan kelompoknya juga tidak menyangka jika Amanda langsung mengambil sikap untuk langsung mencengkram rahang Siska, yang membuat mereka segera berusaha untuk menarik Siska menjauh. Amanda membiarkan begitu saja, sementara Siska sendiri memegang kedua rahangnya yang baru saja menjadi korban Amanda. "Ingat ya, umur kita udah pada dewasa semua, bukan lagi ABG yang bisa saling bully mem-bully. Lagi pula, memangnya kalian pikir gue bakalan takut hanya karena kalian penduduk asli di sini dan gue cuma pendatang?" Amanda menatap angkuh 4 orang gadis itu. "Gue ingetin sekali lagi sama lo, jangan pernah lo ngomongin apapun tentang orang tua gue. Orang tua gue jauh lebih baik dari orang tua lo pada." Siska tentu saja merasa marah. Ekspresi wajahnya terlihat sangat tidak mengenakkan, apala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD