Amanda yang menyindirnya sebagai monyet tentu tidak terima dengan perkataan wanita itu. Siska awalnya tidak terlalu membenci Amanda, namun mendengar sahabatnya Wina yang selalu menceritakan bagaimana dia mencintai dan menyayangi Wisnu lalu direbut oleh cewek kota tentu saja membuat Siska merasa kesal. "Apa maksud kamu? Kamu ngatain aku?" Siska berdiri dari tempat duduknya sambil menggebrak meja menatap tajam pada Amanda yang saat ini sedang berbicara dengan pegawai bakso tersebut. Amanda mengalihkan tatapannya pada Siska yang saat ini sedang melotot tajam padanya. Amanda memasang wajah polos miliknya. "Sorry, gue lagi ngomong sama abang ini. Apa hak lo buat menyela?" Amanda bertanya sambil tersenyum sinis menatap Siska. "Lagi pula gue ini lagi ngomong soal monyet. Udah mau mengak

