Dave mengangkat wajah ketika mendengar namanya dilanggil bersamaan dengan pintu ruangannya yang terbuka. Sebenarnya, tanpa repot-repot mengangkat wajah pun, dia sudah bisa menebak siapa orang itu. Marissa. Gadis dengan postur tinggi dan langsing bak model iklan, wajahnya yang cantik cukup mendukung untuk profesi itu. Namun, Marissa enggan bekerja sebagai model. Entah karena apa, Dave sendiri tidak pernah ingin bertanya. Sewaktu berpacaran dengan Marissa, Dave tahu betul gadis itu pecemburu. Dave yang seorang pengusaha muda dan sering mendapat pujian dari para staf juga anak-anak rekan bisnisnya membuat Marissa sering berbuat hal-hal seolah menegaskan Dave sudah memiliki pacar dengan berlagak sok mesra di depan banyak orang. Terlebih jika ada acara rekan bisnis yang membuat Dave harus mem

