POV Hendarmo ... Masa lalu adalah hal menyenangkan bagiku. Entah kenapa aku merasa hampa setelah menikahi Niar. Bahkan sebelum aku menikahi Niar, walau terpisah rumah dengan Aini dan Laras aku merasa masih hidup. Ya, kisah ku memang rumit. Tapi aku tak menyangka akan sampai di titik ini. Di tahap di mana aku harus mengorbankan salah satu anakku. Tapi, aku harus melakukan hal itu karena memang kondisi keuangan ku merosot turun. Mengenang masa lalu, aku tersenyum senang dan kecut. Karena warna dalam hidupku begitu banyak. Flashback: Aku adalah mahasiswa dengan nilai tertinggi di dua semester terakhir. Sudah karena di awal aku dikalahkan oleh seorang wanita bernama Larasati. Ah, ya namanya kampung. Kupikir dia anak orang kampung yang merantau ke kota dan mendapatkan beasiswa. Jujur aku m

