Kaki Aini terus bergerak-gerak tidak tenang. Dia menatap sekitarnya dengan rasa penuh ketakutan, sedangkan matanya terus memandang sekitar. Kini dia sedang duduk bersama dengan Leo. Atas kesempatan yang diberikan oleh Dave, Aini akan menemani pagi itu untuk bertemu dengan istri sang klien. Hanya menunggu hingga wanita tersebut datang hanya membuat Aini merasa jantungnya akan lepas dari tempatnya. Tentunya Leo sadar sepenuhnya akan Aini yang terus menggerakkan kakinya karena merasa tidak nyaman. Perasaan tidak puas dari Leo membuatnya berkali-kali menghentikan Ain hanya untuk mendapatinya mengulangi hal yang sama terus menerus. Karena itu, akhirnya Leo membiarkan Ain seperti itu, sedikit mengancamnya untuk bersikap manis saat berada di depan sang istri kliennya. Mendengar ancaman tersebut

