Entah dari mana datangnya kabar kepada papinya hingga tahu bahwa dia tinggal di daerah sini sampai menghubunginya dan mengajak bertemu di sebuah privat room di sebuah cafe yang cukup elit. Tidak ada angin dan hujan tiba-tiba saja mengajak bertemu dengan dalih sebagai rasa hormat anak kepada orang tuanya yang meminta dia untuk datang, "kamu harus datang. Tidak sopan menolak permintaan orang tua," begitu kira-kira yang diucapkan papinya. Hanya saja dia bingung entah apa yang akan harus dia katakan. 'Hai Pi, gimana kabarnya? Sehat? Dua hari tidak ketemu papi sehat saja' rasanya sangat canggung batinnya. Ah, sudahlah nanti dibahas, sekarang mungkin papinya sudah menunggu karena sampai terlebih dahulu. Dipikirkan nanti apa yang akan dia katakan begitu juga dengan basa - basi biarkan mengalir

