Yama mengikuti mobil Arya sampai ke sebuah taman bermain. Banyak sekali tukang jualan makanan dan juga mainan di sana. Anak-anak pun berlalu-lalang saling mengejar satu sama lain. Ada yang tengah bermain ayunan, bermain serodotan, dan juga ada yang tengah piknik dengan kedua orang tua mereka. Yama tersenyum melihatnya. Ia jadi teringat dengan masa kecilnya. Jujur, ia merasa iri dengan anak-anak itu yang bisa merasakan kasih sayang kedua orang tuanya. Bahkan tak segan kedua orang tua mereka mengelus kepala anaknya dengan sayang. Yama menghela napasnya, ia tak pernah merasakan hal itu. Pernah sekali ia diajak piknik oleh kedua orang tuanya ketika Arinka masih hidup. Yang ia bayangkan saat itu adalah keseruan yang akan ia rasakan karena untuk pertama kalinya ia diajak oleh kedua orang tuany

