Bab 49

1264 Words

 "Yama, bisa bantu Bapak untuk menimba air?" ucap Pak Arif seraya menarik tangan Yama agar berjalan ke belakang rumahnya. Yama menelan ludahnya kasar, baru saja ia pulang sekolah, ia lelah dan ingin segera merebahkan tubuhnya, namun Bapaknya Tiana malah menyuruhnya untuk menimba air, mau bagaimana lagi ia tak bisa menolaknya. Dengan pasrah ia mengikuti langkah Pak Arif. "Ngomong-ngomong, itu mobil siapa Pak parkir di depan rumah?" tanya Yama penasaran. "Ada tamu?"  "Oh, itu mah mobil orang yang di parkir di depan rumah, tamu tetangga." Pak Arief berkata seraya menggaruk tengkuknya. "Tapi tadi pintu rumah kebuka," ujar Yama masih tidak percaya akan jawaban dari Pak Arif. Ia merasa seperti ada yang disembunyikan oleh bapak mertuanya itu. “Ya, tadi Hasan Bapak suruh buat ngeliatin mo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD