Sesion 4 : Prolog 2

1070 Words

"Rei," panggil Royyan. Reihan menghentikan langkah dan menunggu kembarannya. "Mau lihat papan pengumuman?" "Iya." "Yuk ah, bareng. Woi El, ayo bareng." "Duluan aja, aku ada perlu bentar ke kantor," jawab Elang lalu berlalu menuju ke arah kantor. "Wokeh, yuk Rei." Royyan mengalungkan tangan kanannya ke leher Reihan namun langsung ditepis Reihan. "Ck." "Biar mesra Bro, ish gak asik kamunya." Reihan hanya menatap dingin lalu segera berlalu diikuti Royyan. "Wah sayang, kita gak sekelas ya Rei. Kayaknya semua guru sengaja yang kembar dipisah kelasnya biar bisa mbedain kita. Kenapa aku baru sadar sekarang ya? Kamu di IPA 1 aku di IPA 3." Roy seperti biasa banyak bicara. Reihan hanya sibuk melihat daftar peserta penilaian akhir semester gasal yang tertera di papan pengumuman. Seperti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD